10 Manfaat Karya Terjemahan Dalam Hidup Anda

Diterjemahkan oleh Tim Redaksi

Setiap tahun, pada tanggal 30 September, sebagian orang di seluruh dunia menikmati hari libur yang sudah diperingati sejak tahun1953. Hari tersebut adalah hari yang pada awalnya diperingati sebagai hari untuk mengenang santo pelindung (Saint Jerome), namun lambat laun makna ini melebur dan diperingati secara meluas dalam ranah lintas agama dan geografis. Tahun ini, secara pribadi saya mengucapkan selamat kepada ribuan orang di 70 negara yang berbeda dalam rangka turut memperingati hari yang penting ini – ucapan selamat pun lebih banyak saya ucapkan pada hari ini ketimbang di hari libur lainnya.

Namun, jika Anda seperti layaknya kebanyakan orang, Anda juga mungkin tidak pernah tahu bahwa terdapat hari penting apa yang jatuh pada tanggal 30 September ini. Hari Terjemahan Internasional. Mungkin tak pernah terpikirkan pula oleh Anda bagaimana karya terjemahan berpengaruh dalam keseharian Anda. Namun ternyata, dalam kehidupan sehari-hari, tidak ada suatu pun yang luput dari suatu karya/hasil terjemahan. Sebagaimana yang saya jelaskan dalam buku baru saya, Found in Translation (bersama Jost Zetzsche). Ada 10 alasan mengapa terjemahan begitu penting:

1. Terjemahan memudahkan hidup. Tahukah Anda bahwa pada atau hingga detik ini, proyek terjemahan dalam jumlah yang sangat besar sedang menjadi perhatian berita internasional. Hal ini dilakukan agar dapat membantu mengetahui dan memahami masalah kesehatan global, keselamatan hidup kita, serta orang-orang yang kita sayangi? Selain itu, juru bahasa medis yang tak terhitung jumlahnya dipekerjakan di fasilitas peduli kesehatan, yang melayani baik pasien kaya raya yang datang dari luar negeri dan sanggup membayar pengobatan di Mayo Clinic, lembaga kesehatan dunia, atau pun para pengungsi yang berada dalam masa pemulihan pasca selamat dari ancaman kekerasan dan insiden berbahaya di negara mereka.

2. Terjemahan mencegah risiko ancaman. Pengetahuan secara mendalam adalah hal yang penting untuk menghindari risiko ancaman, namun tak peduli seberapa berguna informasinya, hal itu tetap saja akan menjadi tidak berguna jika tak satu pun orang yang dapat memahami dan menganalisis kemungkinan dampak yang dihasilkannya. Perhatikan istilah “Besok adalah waktu penyerangan” yang dialihbahasakan dari bahasa Arab pada tanggal 10 September 2011, namun istilah tersebut belum pernah dianalisis sebelumnya hingga pada tanggal 12 September, sehari setelah peristiwa 9/11. Saat Anda membaca tulisan ini, analis media luar negeri sedang meneliti bermacam informasi dari Iran, Suriah, Korea Utara, dan negara rawan konflik lainnya. Mereka menerjemahkan informasi tersebut dalam rangka membantu menyelamatkan dunia dari serangan terorisme dari sumber yang mereka dapatkan.

3. Terjemahan menjaga perdamaian. Diplomasi internasional mustahil dilakukan tanpa proses terjemahan. Juru bahasa dan penerjemah di Perserikatan Bangsa Bangsa dan Departemen Dalam Negeri AS mengemban tugas yang lebih dari hanya sekadar mengalihkan bahasa dalam pidato dan dokumen resmi. Para penerjemah lebih sering turut serta dalam membantu membuat draf pidato yang diplomatis untuk nantinya disampaikan dalam pakta perdamaian agar kesepakatan tersebut disetujui oleh kedua belah pihak. Sedangkan juru bahasa memiliki andil dalam percakapan dan komunikasi antara kedua pemimpin dunia dan memiliki kelebihan dalam menjaga hubungan, memberikan pandangan dan masukan kepada perdana menteri dan presiden, membantu mereka menghindari kesalahan dalam berorasi dan membantu menghadirkan kesan terbaik untuk citra diri dan negara yang mereka wakili.

4. Terjemahan menentukan calon pemimpin dunia. Di beberapa negara — seperti Amerika Serikat, di mana satu dari lima orang berbicara dengan selain bahasa Inggris di rumah, menjadikan terjemahan memainkan peran yang penting dalam politik. Tak pelak, jika Barack Obama dan Mitt Romney memiliki situs versi terjemahan dalam bahasa Spanyol, dan rutin membayar jasa juru bahasa untuk berkomunikasi dengan pemegang hak suara yang berbicara dengan bahasa selain bahasa Inggris. Pemerintah AS juga mewajibkan agar menyediakan kartu hak pilih dalam bahasa yang berbeda untuk beberapa daerah yang tingkat persentase pengguna bahasa Inggrisnya rendah. Pakar bahasa memiliki tugas penting dalam menjaga hak-hak demokrasi dengan cara membantu masyarakat menggunakan hak pilih secara benar, meskipun berada dalam situasi saat istilah seperti “hanging chad” hampir tidak dimengerti di dalam bahasa Inggris.

5. Terjemahan menciptakan lapangan pekerjaan. Permintaan pasar terjemahan mencapai biaya sebanyak $33 milyar pada tahun 2012 sebagaimana yang diperlihatkan pada laporan terkini dari data Common Sense Advisory. Terdapat lebih dari 26.000 perusahaan di seluruh dunia yang menjual layanan terjemahan dan kejurubahasaan. Sebagian besarnya termasuk dalam ranah bisnis kecil, kontributor vital ke setiap ekonomi kesehatan. Namun tak hanya perusahaan di bidang tersebut yang mempekerjakan penerjemah, mereka yang bekerja di bidang keuangan, penjualan, teknologi, pemasaran, manajemen produk, hingga teknik mesin pun menggunakan jasa penerjemah.

6. Terjemahan mempercepat laju perekonomian. Bisnis global tidak dapat menjual produk dan layanan tanpa jasa penerjemah. Coba saja pilih 500 perusahaan besar dunia, kunjungi situs web mereka, maka peluang terjemahan pun terbuka di sana. Atau jika tidak, perusahaan tersebut cenderung mempekerjakan pekerja yang mampu berbicara dalam banyak bahasa meskipun hanya melayani pasar domestik. Tanpa terjemahan, perusahaan tersebut tidak akan mampu melayani harapan dari pelanggan – dan tentunya pemegang saham.

7. Terjemahan bersifat menghibur. Baik Anda seorang penggemar sepak bola, baseball, hockey, atau beberapa olah raga lainnya, perhatikanlah tim kesayangan Anda, Anda akan mendapati bahwa terdapat juru bahasa dan penerjemah yang memainkan peran di sana. Saat ini olah raga menjadi lebih mendunia, letak geografi tidaklah menjadi hambatan dalam merekrut calon atlet bertalenta terbaik, namun tidak demikian halnya dengan bahasa. Itulah mengapa atlet profesional membutuhkan juru bahasa saat pindah dari satu negara ke negara lainnya. Namun demikian, sumber hiburan penting lainnya seperti film dan buku juga membutuhkan terjemahan. Seberapa banyakkah orang yang akan mengetahui berita Wanita Bertato Naga jika setiap orang dipaksa membacanya dalam bahasa Swedia?
8. Terjemahan menguatkan keyakinan. Banyak orang membaca karya terjemahan kitab suci setiap malam sebelum mereka pergi tidur. Karena jika kitab suci tersebut dibaca dalam bahasa aslinya, dapat dipastikan bahwa sebagian besar umat tidak dapat memahami kandungan yang termaktub di dalamnya tanpa melalui hasil terjemahan. Memang, sering kali hasil terjemahan menimbulkan kontroversi dalam pemahaman agama, baik seputar perbincangan apakah Al-Quran mesti diterjemahkan saja atau dipertahankan dalam naskah Arabnya, atau apakah di dalam terjemahan naskah kitab suci yang baru menunjukkan bahwa Yesus pernah menikah, dll.

9. Terjemahan mengenyangkan perut. Mereka yang bekerja di bidang makanan seringkali dituntut dapat berbicara dalam bahasa asing kepada pelanggan yang membeli produk dagang mereka. Hal yang sama juga berlaku di bidang pengolahan daging. Serta, perusahaan makanan dan minuman besar layaknya McDonald’s, Nestlé, Coca-Cola, dan Starbucks yang menjual produk mereka secara global pun menggunakan jasa terjemahan. Semua bidang bisnis ini membutuhkan terjemahan untuk berkomunikasi dengan pekerja yang berbicara dengan bahasa yang berbeda-beda, ini artinya bahwa buku panduan, perangkat lunak pelatihan – dan terkadang juga, perihal ganti rugi pekerja – harus diterjemahkan agar segalanya dapat dilakukan secara proporsional.

10. Terjemahan mewarnai kisah percintaan. Ya, para pecinta mesti bersyukur akan adanya suatu hasil karya terjemahan. Baik untuk karya terjemahan berupa puisi karya Pablo Neruda atau pun berupa kartu ucapan karya Hallmark, terjemahan dapat membantu membangkitkan gelora cinta sepasang insan. Bekerja sebagai seorang juru bahasa seperti layaknya “makcomblang”, menyatukan sepasang insan yang sedang jatuh cinta dengan mendobrak dinding perbedaan yang mereka miliki dengan cara menyuguhkan pembicaraan manis. Hal ini berlaku di semua pengguna bahasa. Saya dapat membuktikan bahwa ketika cinta hadir, rintangan bukanlah menjadi soal – selagi ada hasil karya terjemahan yang menyatukan sepasang insan tersebut.

Berbicara soal cinta, tampaknya menjadi pembahasan yang tepat di dalam menjelaskan manfaat profesi di bidang terjemahan. Saat kami melakukan survei mengenai penerjemah dan juru bahasa untuk buku kami, terlihat sekali bahwa para penerjemah dan juru bahasa tersebut mencintai pekerjaan mereka — 96.4 persen responden menyatakan puas dengan hasil karya penerjemah dan juru bahasa kami.

Jadi, untuk mengapresiasi Hari Terjemahan Internasional, berikan perhatian Anda untuk profesi ini yang seringkali dipandang sebelah mata oleh sebagian orang, namun juga memiliki peran yang penting di masyarakat luas seperti yang kita ketahui di atas. Akhirnya, mungkin mari sekali lagi kita bersyukur atas keberadaan penerjemah dan juru bahasa. Karena mereka selalu ada, nun jauh di sana, mengisi kehidupan kita, di suatu ruang yang tak terlihat oleh mata. Namun tanpa disadari, mereka lah yang membuat dunia berdansa bersama kita.

TERJEMAHAN dari artikel:
10 Ways Translation Shapes Your Life
By Nataly Kelly
Chief Research Officer, Common Sense Advisory and Co-Author, ‘Found in Translation’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s